1. Lakukan analisis singkat
atas konsep tersebut di atas. (jawaban soal no 1 ini setelah diserahkan secara
fisik/tertulis, dimasukkan pada komentar, dan diunggah pada blog masing-2
mahasiswa, print out bukti unggah);
Ilmu Administrasi Negara merupan
suatu jurusan dimana setiap orang akan di cetak menjadi seorang pemimpin. Untuk
menjadi seorang pemimpin yang dapat bertanggung jawab dan dapat di percaya oleh
banyak orang maka seorang pemimpin haruslah tau mengenai etika dan filsafat
yang menjadi panduan atau panutan dalam mengambil keputusan dan bertindak, dapat
menjadi pemimpin yang mempunyai potensi dan kompetensi kepemimpinan. Pemimpin
dapat mengaplikasikannya melalui perilaku yang baik. Menjadi seorang pemimpin
bukan hanya mengenai mengatur seseorang untuk melakukan suatu perintah yang di
berikan melainkan banyak hal yang harus diketahui dan di pahami sebagai seorang
pemimpin. Banyak orang dapat menjadi pemimpin namun belum tentu mereka bisa
memimpin dengan baik dan seharusnya, pemimpin yang baik harusnya melakukan
segala sesuatunya berdasarkan teori-teori sifat pemimpin dan dapat terjadinya
keterikatan emosional antara leader dan follower sehingga pengaplikasian
pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan seharusnya tanpa adanya halangan.
2. Berikan contoh satu sikap dan
perilaku, yang saudara lakukan dalam komitmen pemimpin yang berkompeten dengan
nilai etika dan filsafat kepemimpinan dalam kehidupan se-hari-2 saudara secara
situasional;
Menjadi pemimpin tidaklah harus
menjadi seorang pemimpin yang besar, sedari kecil kita sudah menjadi pemimpin
untuk diri kita sendiri. Kita dapat memimpin diri kita untuk melakukan hal-hal
mendasar yang berdampak besar bagi diri sendiri pada masa kedepannya. Ada
beberapa hal yang kita lakukan dengan sadar bahwa hal tersebut menjadikan diri
kita sebagai pemimpin, ada juga hal yang kita lakukan dengan dampak yang sama
namun kita tidak menyadari bahwa hal tersebut dapat menjadikan diri kita
sebagai pemimpin. Saya mengaplikasikan perlilaku saya yang berkaitan dengan
etika dan filsafat dengan hal kecil yaitu dalam mengatur waktu, terkadang orang
menganggap waktu itu masih panjang masih banyak yang dapat kita lakukan dalam
jangka waktu yang cukup, namun tanpa kita sadari waktu setiap
detik,menit,jam,hari bahkan tahun itu tidak terasa. Sebagai contoh saat di
berikan tugas oleh dosen dan diberi jangka waktu kebanyakan mahasiswa akan
menganggp bahwa jangka waktu yang di berikan oleh dosen masih cukup lama tanpa
di sadari waktu tetap berjalan dan jangka waktu yang di tentukan sudah habis,
maka kebanyakan mahasiswa akan mengerjakan tugas tersebut sehari sebelum jangka
waktu yang di tentukan habis. Saya mencoba mengubah paradigma seperti itu dan
mulai mengerjakan tugas-tugas yang di berikan sedikit demi sedikit karena
menurut saya sesuatu yang di kerjakan sedikit demi sedikit dapat mengurangi
rasa tertekan dengan tugas-tugas lain yang di berikan oleh dosen lainnya.
3. Tingkat kematangan pemimpin,
akan terlihat pada proses kepemimpinan dalam sikap, perilaku dan tindakan
pengambilan keputusan, apakah usulan saudara agar mahasiswa dapat mencapai
tujuan tersebut ?
Menjadi seorang pemimpin haruslah
dapat bersikap dengan sebagaimana mestinya, pemimpin yang baik adalah pemimpin
yang dapat mengambil keputusan dengan bijaksana dan bertanggung jawab. Seperti
jawaban saya pada pertanyaan sebelumnya terkadang mahasiswa banyak
membuang-buang waktu untuk melakukan hal-hal yang kurang penting kebanyakan
dari mahasiswa menganggp remeh waktu,dari situ saya sebagai mahasiswa dapat
megambil kesimpulan bahwa seseorang dapat menjadi pemimpin bagi dirinya namun
tidak dapat menjadi pemimpin yang bertanggung jawab bagi dirinya, orang lain
maupun lingkungan. Kita dapat melihat bagaimana cara sebagian mahasiswa yang
lebih banyak membuang-buang waktu mereka. Saya tidak mengatakan bahwa saya
lebih baik dari pada sebagian mahasiswa yang lebih banyak membuang-buang waktu
namun saya sebagai salah satu dari sekian banyak mahasiswa yang ada beranggapan
bahwa sebagai mahasiswa seseorang tentunya sudah dikatakan deswasa dan dapat
berfikir mana yang harus dilebih dahulukan mana yang dapat di lakukan lain
waktu agar apa yang kita lakukan tidaklah sisa-sia dan kita dapat memimpin diri
kita untuk lebih maju. Jika kita dapat memulai dengan hal kecil tentu kita
dapat melakukan hal yang lebih besar dan kedepannya dapat menjadi pemimpin
besar yang dapat di bangakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar